KOTA BOGOR – Puluhan mahasiswa Universitas Pakuan yang terhimpun dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Pakuan Cabang Kota Bogor hari ini menggelar aksi demonstrasi terkait penaikan harga BBM, di depan istana kepresidenan Bogor. (Senin, 15 Oktober 2018).

Menurut Hardi selaku koordinator lapangan aksi, dengan dinaikannya BBM akan oleh pemerintah tentu akan membebani masyarakat, terutama masyarakat tidak mampu.

Baca Juga  Headline Nasional | KPI Tegur Program 'Jendela Dunia' TVRI Tayangkan Adegan Ciuman

“Pemerintah menaikan harga BBM tentu akan membebani dan merugikan masyarakat, terutama masyarakat kalangan bawah atau rakyat yang tidak mampu,” ujarnya

Hardi pun menyampaikan dengan naiknya harga BBM akan berefek pada kenaikan harga – harga kebutuhan masyarakat yakni sembako dan bahan pokok lainnya.

Dalam aksi demonstrasi kali ini Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Pakuan juga menegaskan dan menuntut pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi, dan perkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar. Serta perkuat dan tegakan supremasi hukum.

Baca Juga  Headline Nasional | Menko PMK Pastikan 69 ABK Diamond Princess Dalam Keadaan Sehat

Sebagai Agent of sosial kontrol, sudah sepatutnya mahasiswa mengingatkan pemerintah untuk tetap mengutamakan kesejahteraan masyarakat.