
“Kami melihat ada standar ganda dalam pengawasan. Peternak milenial lokal yang membina kandang permanen diwajibkan memenuhi standar administrasi yang ketat. Namun, pedagang liar di trotoar justru seolah memiliki kekebalan. Tanpa pengawasan dokter hewan yang intensif, lapak liar ini adalah titik lemah biosekuriti Kota Bogor yang harus segera dibenahi,” tambahnya.
Usulan Solusi: Roadmap Pengelolaan Ternak Terpadu
Sebagai langkah perbaikan, HPPMI menawarkan sejumlah solusi strategis kepada Pemerintah Kota Bogor. Di antaranya adalah pemanfaatan aset daerah sebagai pusat karantina dan penampungan hewan kurban terpadu atau “livestock hub”, yang juga dapat meningkatkan PAD melalui retribusi resmi.
Selain itu, HPPMI mendorong penerapan kebijakan tegas berupa penyegelan terhadap lapak ilegal yang melanggar aturan serta pembentukan satuan tugas lintas sektor untuk memperketat pengawasan distribusi ternak.
Organisasi ini juga mengusulkan penerapan sistem digital berbasis QR Code untuk memastikan transparansi asal-usul dan kesehatan hewan kurban. Tak hanya itu, keterlibatan relawan milenial di bidang peternakan juga diharapkan dapat membantu mengatasi keterbatasan tenaga medis hewan di lapangan.
Harapan untuk Tata Kelola yang Lebih Baik
HPPMI berharap pemerintah daerah dapat membuka ruang kolaborasi dengan generasi muda dalam memperkuat sistem pengawasan dan tata kelola distribusi hewan kurban.
“Tujuan kami hanya satu: memastikan Bogor bersih dari praktik mafia sapi yang merugikan rakyat secara sembunyi-sembunyi dan memastikan setiap rupiah potensi daerah kembali ke kas negara untuk pembangunan. Kami mengajak Bapak Wali Kota untuk merangkul potensi pemuda dalam mengawasi kedaulatan pangan dan optimalisasi aset daerah kita. Bogor adalah kota yang mengedepankan nilai ibadah; maka sudah sepatutnya proses hulu ke hilir hewan kurban dijalankan dengan integritas tinggi. Kami ingin seluruh jamaah di Kota Bogor bisa melaksanakan ibadah kurban dengan hikmat, tenang, dan tanpa rasa was-was akan kesehatan hewan yang mereka beli,” tutup Toni. (DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !