
“Selain itu GMBI Kota Bogor juga menilai pembenahan PKL yang terus perlu dibina agar hasil dari para PKL juga dapat meningkatkan PAD,” katanya.
Ia menegaskan bahwa GMBI tidak lagi sekadar menggulirkan wacana, melainkan telah menjalankan berbagai program nyata di tengah masyarakat.
“GMBI Kota Bogor bukan lagi bicara rencana wacana tapi kami sudah dan sedang melakukan program ketahanan pangan, pembinaan pelaku UMKM, pendampingan masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, GMBI Kota Bogor juga meresmikan sekretariatnya sebagai pusat kegiatan masyarakat, yang mencakup pusat pelatihan UMKM sekaligus pusat aduan masyarakat untuk bantuan hukum.
“Hari ini sekaligus kita resmikan juga di sekretariat ini, sebagai Pusat Pelatihan UMKM, dan Pusat Aduan Masyarakat Untuk Bantuan Hukum,” ungkap Rukmana.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh, di antaranya anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor H. Subhan, perwakilan TNI dan Polri seperti Danintel Kodim Kota Bogor Kresna dan Kasat Intel Polresta Kota Bogor Manurung, serta unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat lainnya.
Kehadiran para undangan ini menjadi bentuk dukungan terhadap peran GMBI dalam mendorong pemberdayaan masyarakat serta pembangunan daerah yang lebih inklusif. (DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !