Gus Udin melanjutkan, dalam rangka pencegahan, maka perlu dilakukan pendisiplinan, kemudian dengan memulai vaksinasi untuk tahap pertama.
Selanjutnya Pemerintah Kabupaten Bogor mendirikan dua pusat isolasi yang ada di Kecamatan Megamendung dan Kecamatan Kemang. Dan kita juga membuka crisis center selama 24 jam untuk masyarakat yang ingin konsultasi.
Sementara itu, Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, Yusfitriadi memaparkan, pada tahun kedua pandemi ini pemerintah harus memberikan optimisme kepada masyarakat dan pemerintah juga harus sudah punya pola penanganan yang baik.
Pola penanganan ini penting untuk memberikan optimisme kepada masyarakat juga menjadi pedoman bagaiman pemerintah dapat menangani covid-19.
“Laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor bahkan hampir di semua daerah sudah melambat. Dan yang terjadi sekarang, ditengah-tengah masyarakat sudah ada rasa bosan dengan kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah mulai dari pusat hingga ke daerah. Sehingga akhirnya terjadi penurunan tingkat kedisiplinan protokol kesehatan di tengah masyarakat,” ungkapnya.