Jonggol (Headlinebogor.com) – Ambruknya Jembatan Cipamingkis, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor berdampak pada aktivitas warga.

Banyak warga yang kesulitan saat menjalani pekerjaan, salah satunya sopir angkot trayek Terminal Cileungsi-Pangkalan Pasir Tanjung Cariu. Pasalnya, angkot tersebut harus melintasi Jembatan Cipamingkis.

Ayi (27), sopir angkot mengatakan dirinya harus merubah rute dengan mengambil jalur alternatif yang jaraknya lebih jauh.

“Kerja lewat sana Cibarusah saya tidak berani, jalannya seram,” kata Ayi, Minggu (16/04/2017).

Baca Juga  Penemuan Lorong Laskar Hizbullah Masa Penjajahan Belanda Di Ponpes Al-Fatah

Kini Ayi memilih tidak menarik angkot setelah jembatan tidak bisa dilintasi.

“Mau pasang tarif berapa ke penumpang kalau jaraknya jadi jauh,” katanya.

Menurutnya, jarak dari Cileungsi melalui jalur alterntif, yakni melalui Cibuncil-Cibarusah-Jagatamu- Rawabogo Cariu bisa memakan waktu satu setengah jam.

Dia tentu akan rugi jika menggunakan tarif yang biasa, yaitu Rp 15 ribu untuk jarak terjauh.

Baca Juga  ORGANISASI PENGACARA PIMPINAN "ARI INDRA DAVID" BANTU KORBAN BENCANA LONGSOR | Headline Bogor

Sementara jika tarifnya disesuaikan dengan jarak tempuh, penumpang pasti keberatan karena terlalu mahal.

Kini ia hanya bisa berharap jembatan cepat diselesaikan, agar bisa kembali normal.

“Kalau sekarang yaudah angkotnya kita pangkalin aja depan Pasar Jonggol,” tutupnya.

 

 

 

 

(Raymas Putro/tribunnewsbogor.com)