
BANTUL – Madrasah Aliayah (MA) Ummatan Wasathon akhirnya bisa bernafas lega, pasalnya jembatan pelajar yang ambruk diterjang banjir tahun 2019 lalu, hari ini telah selesai dibangun dan diresmikan, jum’at (14/2).
Lokasinya terletak di Kelurahan Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul, jembatan tersebut merupakan akses satu-satunya yang harus dilalui untuk bisa sampai di sekolah.
Menurut penuturan Kepala Sekolah MA Ummatan Wasathon, Subardi, ia menceritakan di Desa Imogiri ini tepatnya di bulan Maret 2019 lalu terjadi banjir bandang, tingginya curah hujan serta tidak mampunya sungai Celeng untuk menampung debit air akhirnya jembatan di Desa tersebut ambuk.
Naasnya, jembatan yang ambruk tersebut merupakan jembatan satu-satunya yang harus dilalui untuk menuju ke sekolah MA Ummatan Wasathon. Pasca ambruknya jembatan tersebut pihak sekolah terpaksa harus meliburkan para siswa walaupun saat itu tengah berlangsung ujian sekolah.
Berselang sehari pasca jembatan tersebut ambruk, banyak dari relawan dan komunitas bergegas membantu, membangun jembatan darurat, untuk mensupport agar kegiatan belajar-mengajar MA Ummatan Wasathon terus berlangsung.
“Waktu itu dibuat jembatan darurat yang dibuat dari bambu dan dikaitkan dengan tabung-tabung drum sebagai pelampung, ternyata hanya mampu bertahan dua hari karena diterjang banjir, tambah Subardi sembari menceritakan kejadian banjir tahun 2019 lalu.
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !