BOGOR – Suatu kehormatan Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/7/2017) pagi. Jim Yong Kim tiba di Istana Kepresidenan Bogor pukul 09.00 WIB. Ia langsung disambut hangat oleh Jokowi sebagai tuan rumah. tiba sekitar pukul 10.30 WIB. Jokowi bersama Jim Yong Kim berbincang-bincang di beranda Istana Bogor. Menurutnya

“Upaya pemerintah sejauh ini terbilang cukup mengenai sasaran, hal tersebut disampaikan Presiden RI tersebut kepada Jim. Saya ingin menunjukkan program pengurangan kekerdilan atau stunting yang telah kami lakukan dengan pemberian makanan tambahan, kampanye lewat posyandu yang kami harapkan nanti ini bisa betul – betul mengurangi stunting di negara kita,” kata Jokowi di Bogor, Rabu, (4/7/2018).

Untuk melihat langsung bagaimana kondisi setempat pasca program pengentasan kemiskinan dan kelaparan, Jokowi mengajak Presiden Bank Dunia tersebut pertama kalinya blusukan ke Desa Tangkil, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.Terlihat juga menkeu Sri Mulyani,Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan dan tidak ketinggalan Menkes Nila F Moeloek menemani,

Baca Juga  Ribuan Personel TNI AL dan Masyarakat Bersihkan Sampah di Sungai Kalimas

Lawatan Jim Yong Kim untuk meninjau kegiatan di Sekolah Dasar Negeri Tangkil 01, Posyandu Kenanga 2, dan PAUD Kenanga dalam rangka program pemerintah untuk menekan angka stunting pada balita. Sejumlah kegiatan Posyandu Kenanga 2 sedang berlangsung kala Jokowi dan Jim datang. Keduanya pertama-tama melihat proses penimbangan berat badan untuk balita.

“Saya ingin menunjukkan program pengurangan kekerdilan atau stunting yang telah kami lakukan dengan pemberian makanan tambahan, kampanye lewat posyandu yang kami harapkan nanti ini bisa betul-betul mengurangi stunting di negara kita,” ujar Presiden RI Jokowi

Jim Yong Kim menyempatkan berbincang dengan sejumlah orang tua yang hadir dengan membawa balitanya. Keduanya sesekali melayani anak-anak yang minta digendong. Dibalut dengan suasana keakraban, Presiden RI seperti biasanya langsung bercengkrama dengan para ibu dan balita, Jokowi dan Jim sempat membagi-bagikan buku.

“Presiden Jokowi mengajak kita untuk beranjak dari seluruh metode-metode lama dan menggunakan pendekatan baru,” ujar kim .Pria kelahiran Seoul, Korea Selatan, 8 Desember 1959 ini.

Baca Juga  Panglima TNI Resmikan Monumen Pesawat Hawk MK 209-TT0229

Jim menuturkan, stunting kini terjadi di negara – negara berkembang di dunia. Kim menilai persoalan ini sangat serius sehinggga dibutuhkan penanganan yang komprehensif.

“Bila anak anak ini tidak diobati sedini mungkin maka mereka di kemudian hari tidak akan dapat mengoptimalkan potensi yang mereka miliki dan berkontribusi bagi pembangunan negara ini,” ucap Kim.

Jim mengatakan, berdasarkan penelusuran Bank Dunia selama ini, kendalanya mengatasi stunting adalah rendahnya komitmen dan dukungan politik dari pemimpin negara. Saat menggelar konfrensi pers. Presiden Jokowi dan Jim juga sepakat tentang persiapan kegiatan Annual Meeting IMF-World Bank yang akan berlangsung di Bali pada Oktober 2018.

“Semuanya berjalan dengan lancar kita sudah persiapkan sejak jauh-jauh hari dan tinggal hanya menunggu waktu mungkin kita gaungnya nanti setelah Asian Games,” Ujar Joko Widodo.

(D2N)