KOTA BOGOR – Guna meningkatkan kesadaran masyarakat berlalu lintas, Satlantas Polresta Bogor Kota kembali meluncurkan Kampung Patuh Lodaya di Perumahan Bumi Menteng Asri, Bogor Barat Kota Bogor, Minggu (22/7).
Hadir dan meresmikan peluncuran kali keenam ini, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso. Di dalam kegiatan ini pun dibagikan alat keselamatan berkendara berupa helm dan sabuk keselamatan.
“Kami juga melaunching buku saku Satlantas Polresta Bogor Kota untuk Operasi Patuh Lodaya 2023 yang berisi upaya-upaya yang kita lakukan untuk sama-sama menciptakan kepatuhan dalam berlalu lintas dengan berbagai macam cara,” ungkap Bismo kepada wartawan di lokasi.
Bismo berharap dengan kegiatan ini, dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan keselamatan dan memahami aturan lalu lintas, sehingga dapat menekan angka kecelakaan bermotor.
“Jika keluar dari rumah pengendara bisa menjaga kesehatan diri sendiri, kemudian surat-surat dan kondisi kendaraan,” harapnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Apria menginformasikan kegiatan Operasi Patuh Lodaya 2023 yang dilaksanakan di di enam titik wilayah Kota Bogor, termasuk penerpan tilang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
“Hingga berakhir hari ini kami sudah menindak sebanyak kurang lebih 1.500 pengendara dengan kalsifikasi utama dan yang mendominasi adalah tidak menggunakan helm dan melawan arus serta knalpot brong,” ucap Galih.
Menurutnya, ada beberapa pelanggar yang ditindak langsung berupa tilang dengan harapan dapat menekan angka kecelakaan dan fatalitas pengendara.
“Secara global masyarakat Kota Bogor sudah patuh, tapi karena Bogor ini jalur lintasan maka yang terjadi penilangan baik sistem ETLE mobile mayoritas atau sekitar 85 persen pelanggar berasal dari luar Kota Bogor,” tandasnya. (DR)