KOTA BOGOR — Pemuda Peduli Anti Korupsi (PPAK) menyatakan kekecewaannya terhadap penanganan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor terkait penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Bogor.

PPAK menilai hingga kini belum ada kejelasan mengenai perkembangan penyelidikan perkara tersebut. Kondisi itu mendorong organisasi tersebut untuk mempertimbangkan langkah lebih lanjut dengan menyampaikan aspirasi ke tingkat institusi penegak hukum yang lebih tinggi.

PPAK berencana menggelar aksi di Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Mabes Polri sebagai bentuk desakan agar dugaan perkara tersebut mendapat perhatian dan penanganan yang transparan.

Baca Juga  Headline Bogor | Kokolot Bogor Ajak Masyarakat Doa Bersama Halau Covid-19

“Kami kecewa dengan penanganan Kejari Kota Bogor dalam penyelidikan dugaan korupsi Pokir DPRD Kota Bogor. Sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai perkembangan penanganannya,” ujar PPAK dalam keterangannya, Rabu (26/8).

Menurut PPAK, ketidakjelasan tersebut menjadi alasan pihaknya mengambil langkah untuk menyampaikan persoalan tersebut ke Kejagung dan Mabes Polri. Aksi itu diharapkan dapat mendorong adanya kejelasan mengenai proses hukum yang tengah berjalan.

“Kami berencana melakukan aksi di Kejaksaan Agung dan Mabes Polri. Ini sebagai bentuk desakan agar persoalan ini mendapat perhatian dan ada kejelasan terkait proses penyelidikannya,” katanya.