Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang yang akan diterapkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendapat tanggapan positif Wakil Presiden di ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla.
JK menilai, diterapkannya kembali PSBB secara ketat selama dua pekan di DKI Jakarta pada 14 September besok harus diikuti semua pihak, akibat meningkatnya jumlah kasus Covid-19 dua pekan terakhir di DKI Jakarta.
“Untuk PSBB mau tidak mau kita harus ikuti, karena memang faktanya terjadi peningkatan,” kata JK (13/9)
Karenanya, menurut JK, langkah tegas dan ketat harus diambil guna mencegah penyebaran terus terjadi. Ia berharap baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk tidak saling bertentangan terkait penerapan PSBB. Karena Presiden Joko Widodo telah meminta agar aspek kesehatan diutamakan dalam penanganan pandemi COVID-19.
“Itu hanya soal cara saja, saya baca semalam sampai pagi ini masih rapat untuk bersinergi mengenai itu. Jangan lupa presiden sendiri telah mengemukakan dengan lugas bahwa kesehatan harus diutamakan, jadi saya rasa pemerintah pusat dan provinsi tidak perlu saling bertentangan,” jelasnya.
JK berpandangan yang sama dengan presiden Joko Widodo, hal utama yang perlu ditangani terlebih dahulu dalam pandemi ini adalah virus Covid-19 itu sendiri. Sehingga ekonomi diharapkan akan kembali normal. (*)