
JAKARTA – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) RI mendesak Polri untuk melaksanakan penyelidikan yang cermat terkait kematian Brigpol Setyo Herlambang, pengawal pribadi Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), Irjen Pol Daniel Aditya Jaya.
Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, menegaskan perlunya penyelidikan yang profesional dan transparan guna menghindari munculnya prasangka negatif.
“Kami meminta agar penyelidikan ini dilakukan dengan cermat, profesional, dan transparan, sehingga tidak menimbulkan spekulasi yang tidak perlu,” ungkap Poengky dalam pernyataannya, seperti yang dilaporkan pada Senin (25/9).
Ia juga mengajak publik, termasuk media, untuk ikut memantau proses penyelidikan ini. Selanjutnya, Poengky menekankan pentingnya menggunakan pendekatan scientific crime investigation (SCI) dalam penyelidikan ini untuk memastikan hasilnya dapat diandalkan.
“Dalam hal ini, termasuk pemanfaatan autopsi, rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian, analisis forensik digital pada ponsel almarhum, uji balistik, penelitian sidik jari, dan tes DNA di lokasi kejadian, serta tindakan lain yang relevan,” jelas Poengky.
“Semua langkah ini bertujuan untuk membantu mengungkap penyebab kematian almarhum, apakah itu akibat kecelakaan diri atau faktor lain yang perlu diungkap,” tambahnya. (*/DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !