
KOTA BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi Gerindra, Zaenal Abidin cukup kaget mendengar kasus stunting di Kota Bogor hampir 2.500 anak dimana sebelumnya di tahun 2022 berjumlah 2.363 anak.
“Ini harus benar-benar di tangani oleh dinas kesehatan kota Bogor. Terlebih lagi untuk penanganannya jangan di anggap remeh,” kata Zaenal saat ditemui di Ruangannya, di Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, Tanah Sareal Kota Bogor, Kamis (9/3).
Ia pun mengkritik Pemerintah Kota Bogor dalam penanganan stunting khususnya khususnya Dinas Kesehatan Kota Bogor yang seharusnya dengan anggaran yang diberikan dapat menekan angka stunting di Kota Bogor.
“Dari jumlah 2.363 anak yang stunting terhitung dari Agustus 2022 malah sekarang bertambah 2.500 anak. Jadi kan ini bertambah bukan nya berkurang angkanya,” ujarnya.
Ia pun mengajak kepada semua pihak untuk bahu – membahu membangun kolaborasi, baik eksekutif, legislatif dan swasta serta lembaga – lembaga sosial masyarakat untuk menekan stunting di Kota Bogor.
“Saya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan boxies 123 dengan membagikan makanan kepada anak stunting. Dengan kolaborasi ini kita berharap stunting di Kota Bogor dapat ditekan atau berkurang,” tuturnya.
Ia berharap, sebagian CSR swasta di Kota Bogor dapat dilakukan yang sama seperti Boxies 123 ia yakin stunting di Kota Bogor Akan berkurang.
“Coba saja kalau CSR sekota Bogor bergerak semua seperti boxies 123, mungkin angka stunting di kota Bogor lebih cepat berkurangnya. Tetap saja, kita juga harus menekan dinas terkait untuk menyelesaikan kasus stunting di kota Bogor,” ucapnya.
Ia pun meminta Pemkot Bogor untuk lagi menggerakkan Posyandu dan memonitoring untuk terus mendata dan mengawasi gizi anak-anak yang berada di wilayahnya.
“Nantinya, laporan mereka akan di lamporkan ke puskesmas dan dinas kesehatan berapa keluarga yang beresiko stunting dan berapa anak stunting,”
Dari segi pembangunan Komisi lll akan mempertanyakan dimana saja kekurangan pembangunan di puskesmas atau posyandu. Nantinya pembangunan perbaikan posyandu ini agar pelayanan untuk masyarakat menjadi nyaman.
“Kalau bangunan bagus dan rapih, pelayanan juga pasti bagus,” tandasnya. (DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !