KOTA BOGOR – Majelis Ukhuwah Bogor Raya menyerukan tindakan nyata dari lembaga internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk menghentikan genosida yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina di Gaza.

Seruan ini disampaikan dalam aksi solidaritas yang digelar di halaman Tugu Kujang, Kota Bogor, pada Jumat (21/3). Aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap korban serangan yang terus berjatuhan akibat agresi Israel.

Koordinator Majelis Ukhuwah Bogor Raya, Ustaz Abdul Qodir Nurhasan, mengungkapkan bahwa serangan terbaru Israel sejak Selasa lalu telah menewaskan lebih dari 500 warga sipil dan melukai lebih dari 700 orang, mayoritas di antaranya adalah anak-anak dan perempuan. Secara keseluruhan, korban tewas sejak agresi 7 Oktober 2023 telah mencapai lebih dari 49.600 jiwa.

Baca Juga  Bima Arya Sambangi Kantor Disdik Kota Bogor | Headline Bogor

“Kami mengutuk keras serangan biadab ini dan mendesak agar lembaga internasional seperti International Court of Justice (ICJ), International Criminal Court (ICC), dan PBB segera bertindak menghukum Israel atas kejahatan perangnya,” ujar Ustaz Abdul Qodir dalam pernyataan sikapnya.

Selain itu, Majelis Ukhuwah Bogor Raya juga meminta agar Israel dikeluarkan dari keanggotaan PBB serta mendesak agar Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, diseret ke pengadilan atas kejahatan perang terhadap warga Gaza.

Mereka juga menekankan pentingnya pembukaan akses perbatasan menuju Gaza, sehingga bantuan kemanusiaan dapat segera masuk untuk membantu warga sipil yang kehilangan tempat tinggal serta kebutuhan hidup lainnya.

“Kami juga mendesak negara-negara Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) agar mengambil langkah konkret untuk menghentikan serangan ini dan membantu rekonstruksi Gaza pasca agresi brutal Israel,” tambahnya.

Baca Juga  Warga Bogor Deklarasikan Jeder, Mereka Siap Coblos Bima Arya -Dedie Rachim 27 Juni 2018 Mendatang | Headline Bogor

Lebih lanjut, Majelis Ukhuwah Bogor Raya mendukung keputusan Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI Se-Indonesia VII, yang meminta pemerintah Indonesia untuk memprakarsai bantuan militer bersama negara-negara lain dalam menghadapi kebrutalan Israel.

“Jadi untuk menghentikan kebiadaban tentara Israel tidak bisa hanya dengan kata-kata, tapi harus ada tindakan nyata, termasuk dukungan militer untuk membela saudara-saudara kita di Palestina,” tegas Ustaz Abdul Qodir.

Sebagai penutup, Majelis Ukhuwah Bogor Raya mengajak seluruh umat Islam untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan solidaritas, serta terus memberikan doa dan bantuan bagi rakyat Palestina yang hingga kini masih dalam penjajahan. (DR)