Sandiaga juga menuturkan pihaknya memiliki beberapa program untuk mengembangkan kreativitas para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif Tanah Air. Di antaranya Bedah Desain Kemasan Kuliner Nusantara (BEDA’KAN); program Aksilarasi (Aksi Selaras Sinergi); dan berbagai program inkubasi.
“Program-program ini bertujuan untuk membantu masyarakat Indonesia untuk memunculkan ide-ide yang merayakan akar budaya bangsa. Sekaligus memperluas peluang dan menciptakan ekosistem kreatif di masa yang akan datang,” ujar Sandiaga.
Selain program-program tersebut, kata Sandiaga, pihaknya juga berusaha membentuk ekosistem ekonomi kreatif yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. “Sehingga produk dan jasa dari para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif semakin berkembang ke arah yang lebih baik,” ucapnya.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Direktur Hubungan Antarlembaga Kemenparekraf/Baparekraf, Ika Kusuma Permanasari, menambahkan, acara ini juga bertujuan untuk mempromosikan UN Resolution of International Year of Creative Economy for Sustainable Development yang jatuh pada tahun 2021.
“Momentum ini juga patut dimanfaatkan untuk memperkuat keselarasan pembangunan berkelanjutan ekonomi kreatif pada 2030,” ujar Ika. (*)