TANGGERANG — Pada tanggal 26 Juli Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi berusia 45 Tahun. MUI didirikan pada tanggal 26 Juli 1975. Usia ini, menurut Sekjen MUI Buya Anwar Abbas, sudah merupakan usia yang cukup matang. Sekalipun menunjukkan usia yang matang, namun usia itu juga menunjukkan tantangan yang dihadapi MUI semakin berat.

“Oleh karena itu, kita sangat mengharapkan sekali dalam memomentum Milad MUI ini, mari kita tingkatkan persatuan kita, tidak hanya di dalam organisasi saja saja, tapi yang kita ingin majukan dan gerakkan ini adalah bagaimana supaya rakyat dan umat bisa bangkit, ” ujar Buya Anwar Abbas, di Ciputat, Tangerang Selatan, Ahad (26/7) saat memberikan sambutan Milad MUI ke-45.

Pesan persatuan itu dia sampaikan agar bangsa Indonesia semakin diperhitungkan di kancah dunia. Sehingga Indonesia tidak hanya menjadi negara yang hanya ditentukan, namun juga menentukan ritme gerak global.

Baca Juga  Headline Nasional | Karantina Pertanian Merauke Gagalkan Penyelundupan Kakatua Jambul Kuning

Menurutnya, keinginan seperti itu bukan hal yang mustahil. Sebab, kata dia, beberapa organisasi level global memprediksikan Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2050. Hanya saja, persoalannya apakah Indonesia sudah mempersiapkan diri sebaik-sebaiknya untuk itu atau belum.

“Karena itu, segala hal yang akan menghambat kita untuk menjadi negara maju harus kita singkirkan, tetapi kita tidak hanya menginginkan negara ini sekadar maju, tapi bagaimana majunya berkeadilan dan beradab, kita tidak ingin maju kalau seandainya keadilan diinjak-injak, kita tidak ingin maju kalau kedhaliman dan diskriminasi dimana-mana, kita ingin maju kalau keadilan, etika, dan akhlak tegak,” katanya.