Banyak desa rawan bencana, kami berharap desa-desa rawan bencana ini dapat di lalui Palapa Ring. Disisi lain, 9 (sembilan) pilar revolusi industri 4.0, banyak IOT yang bisa dimanfaatkan di lokasi bencana. Kebutuhan sensor-sensor untuk kebencanaan sebagai bagian dari sistem peringatan dini, kemudian kemampuan diseminasi yang di dukung akses jaringan. Dan teknologi broad band LTE sudah di ujicoba di Pangandaran, pungkas Bambang Surya Putra mengakhiri paparanya.

Sementara itu, Hendra Mardhi, Sekretaris BPBD Kota Padang, menyampaikan bahwa, Kota Padang berada pada daerah rawan bencana gempa dan tsunami, dalam misi Kota Padang, salah satunya menciptakan masyarakat sadar dan peduli serta tangguh bencana.

Jenis bencana di Kota Padang, sangat banyak, ada 9 jenis ancaman bencana. BPBD Kota Padang masih merawat rambu-rambu dan EWS di zona merah bencana, sirine selalu di coba dua kali tiap bulan. Apabila memungkinkan, jaringan Palapa Ring membantu kelancaran diseminasi informasi kebencanaan di Kota Padang, jelas Hendra Mardhi.

Baca Juga  Bambang Soesatyo Berharap Hasil Kunker Kemarin Dapat Ditindaklanjuti | Headline Bogor

Menurut, M. Feriandi Mirza, Kadiv Infrastruktur Backbone Badan Aksesabilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Indonesia peringkat #111 dalam ITU ICT development index, Indonesia sudah tertinggal jauh daripada negara tetangga di Asia Tenggara. Kedepan Indonesia akan membangun 4.000 BTS, infrastruktur yang menyatukan Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Konektivitas digital, jelas M.Feriandi Mirza bukan hanya memajukan ekonomi, tapi juga sektor politik, pemerintahan, sosial dan budaya. Desa di Indonesia sudah tercover 73,77% dari 83.218 desa yang sudah tercover sinyal 4G. Lokasi Palapa Ring ; 57 Kabupaten/Kota ada 3 paket, yaitu ; paket barat, paket tengah dan paket timur. Pembangunan Palapa Ring sudah 100%, baik fiber optic di darat maupun kabel laut.