Pada awalnya, Pemkab Bogor hanya menyiapkan 1.000 unit alat rapid test. Namun, pada Rabu (28/10) malam, Pemprov Jabar mengirimkan bantuan 2.000 alat rapid tambahan kepada Pemkab Bogor.

“Baru datang alatnya dari Pemprov Jabar. Akan kita gunakan selama libur panjang ini sampai hari Minggu. Karena kita antisipasi arus balik di akhir pekan ini,” kata Dedi Syarif.

Selain rapid, Dinkes Kabupaten Bogor, juga menyiapkan 9 petugas swab. Karena jika hasil rapid test ternyata ada yang dinyatakan reaktif, maka akan langsung dilakukan tes swab dan diminta untuk melakukan isolasi mandiri.

Baca Juga  Headline Bogor | Sebanyak 716 Kepala Keluarga Desa Cemplang Terima Bansos Provinsi

“Di Cisarua kan kita target sasarannya 400 alat itu di Telaga Warna. Kemudian di Megamendung 200 alat dan di Ciawi 200 alat. Mudah-mudahan tidak ada yang reaktif atau positif,” ungkapnya. (*)