Proses Pembangunan TPS Pasar Sukasari Capai 60 Persen

KOTA BOGOR – Untuk menempatkan penjahit dan salon di Pasar Sukasari, Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) melalui Unit Pasar Sukasari meminjam ruko kepada Pemerintah Kota Bogor.

Menurut Kepala Unit Pasar Sukasari, Haeqel Mahri, hal ini dilakukan karena kebanyakan pedagang di Pasar Sukasari merupakan penjahit dan salon.

“Sehingga tidak pas jika ditempatkan di TPS di depan bersama pedagang basah seperti sayuran. Jadi, Perumda PPJ pinjam pakai ruko supaya selama revitalisasi tetap bisa beraktifitas,” kata Haekel, Kamis (22/6).

Masih kata dia, untuk proses pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) di pasar Sukasari sudah 60 persen. Dan kini saat pihaknya masih menunggu MoU dengan pihak investor yang akan membangun Pasar Sukasari.

“Investornya sudah ada dan diumumkan sebagai pemenang, yaitu CV. Punabri. Saat ini proses pembangunan TPS sudah 60 persen,” ujarnya.

Haeqel menambahkan, selama pelaksanaan revitalisasi Pasar Sukasari tetap beroperasional pedagang akan mengisi TPS. Dimana pedagang akan dipindah ke ruko sedangkan sebagian lagi mengisi TPS yang berlokasi dihalaman parkir.

Dengan pembangunan tersebut, pihaknya berharap kedepan para pedagang mendapat tempat berjualan yang lebih layak dari sekarang. Dan bangunan baru bisa memikat para pedagang baru sehingga kondisi pasar menjadi lebih ramai.

“Rencananya nanti akan ada perpindahan pedagang dari pasar lain seperti pasar dan Plaza Bogor, jadi kemungkinan nanti akan banyak penghuni yang merupakan pedagang baru karena nanti jumlah kiosnya akan lebih banyak dari sekarang,” katanya. (DR)