KABUPATEN BEKASI – Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia (IKAPEKSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2026 di Hotel Grand Zuri Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (30/7). Kegiatan tahunan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi organisasi, mengevaluasi program kerja, sekaligus menyusun arah kebijakan strategis bagi jaringan pengusaha alumni program pemagangan (kenshusei) Jepang di Indonesia.
Rakernas tahun ini juga menjadi wadah konsolidasi organisasi dalam menghadapi perkembangan dunia usaha yang semakin dinamis. Melalui forum tersebut, IKAPEKSI menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan ekonomi dan ketenagakerjaan antara Indonesia dan Jepang.
Selain membahas agenda internal organisasi, Rakernas 2026 turut dirangkaikan dengan penetapan dan pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) IKAPEKSI Jawa Tengah sebagai upaya memperluas peran serta kontribusi organisasi di berbagai daerah.
Ketua Umum IKAPEKSI Indonesia, Pranyoto Widodo, mengatakan Rakernas merupakan bentuk komitmen berkelanjutan organisasi dalam meningkatkan kontribusi para pengusaha alumni kenshusei terhadap pembangunan ekonomi nasional.
“IKAPEKSI hadir sebagai wadah kolaborasi bagi para pengusaha kenshusei Indonesia untuk berkembang, memperkuat jejaring bisnis, dan menciptakan kerja sama produktif dengan mitra nasional maupun internasional,” tegas Pranyoto.
Pranyoto menambahkan, melalui Rakernas tersebut diharapkan IKAPEKSI semakin solid dan mampu menjawab berbagai tantangan di masa depan sehingga menjadi organisasi yang semakin profesional dan memberikan manfaat lebih luas bagi anggotanya.
Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah tokoh dari berbagai sektor sebagai bentuk sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan mitra internasional. Hadir dalam kesempatan tersebut Perwakilan IM Japan, Yamauchi Takeshi, serta Direktur Binalavogan Kementerian Ketenagakerjaan RI yang diwakili Shihab. Keduanya memberikan sambutan dalam pembukaan Rakernas.
Selain itu, H. Makmur, salah satu pengusaha sukses anggota IKAPEKSI, turut berbagi pengalaman dan memberikan testimoni mengenai perjalanan usahanya sebagai alumni kenshusei.
Rakernas juga dihadiri salah satu pendiri IKAPEKSI, Edi Waryono. Dari Indonesia Japan Business Network (IJBNet) hadir Ketua Umum Dr. Suyoto Rais dan Direktur Eksekutif Dr. (H.C.) Solihin. Turut hadir pula Ikhsandy, mantan Kepala Atase Perhubungan KBRI Tokyo yang kini menjabat sebagai analis kebijakan di Kementerian Perhubungan, bersama sejumlah tamu kehormatan lainnya.
Prosesi pembukaan Rakernas ditandai dengan pemukulan gong dan penyerahan cinderamata sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan.
Melalui konsolidasi nasional ini, IKAPEKSI berharap dapat terus memperkuat kapasitas organisasi sebagai wadah pengusaha alumni kenshusei yang mampu mencetak sumber daya manusia terampil, sekaligus mendorong peningkatan investasi serta kemitraan ekonomi antara Indonesia dan Jepang. (DR)