
KOTA BOGOR – Tragedi ambruknya musala saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyebabkan puluhan warga mengalami luka-luka.
Informasi terbaru sebanyak 36 korban sudah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit.
Direktur RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir, menyebut sebagian besar korban kini dirawat di RSUD Kota Bogor.
“Jumlahnya ada 29 orang di RSUD Kota Bogor, sementara satu korban dibawa ke RS PMI Bogor karena ada orang tuanya di sana,” ujar dr. Ilham, dalam keterangannya, Ahad (7/9).
Dari hasil asesmen, dr. Ilham menyebut terdapat tiga korban dengan kondisi luka berat. Ada yang mengalami cedera kepala, fraktur atau patah tulang, serta diduga perdarahan di dalam perut, kemungkinan karena tertimpa tembok beton.
Selain itu, 17 orang mengalami luka sedang, sementara sisanya mengalami luka ringan. Salah satu korban adalah anak kecil berusia 2,5 tahun yang mengalami cedera kepala serius.
“Pasien ini sudah kita CT Scan, hasilnya sedang menunggu asesmen dari tim bedah saraf,” tambah Ilham.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh korban tidak akan dibebani biaya pengobatan.
“Yang paling penting bagi kami adalah menolong semuanya agar bisa kita selamatkan dan ringankan. Pasien tidak akan kita bebankan biaya apapun, karena ini musibah,” tegasnya.
Ilham menjelaskan, mayoritas korban berusia di atas 50 tahun, namun ada pula korban berusia 30 tahun, 15 tahun, hingga balita.
“Kita berusaha sekuat mungkin untuk menangani semua pasien dengan baik,” pungkasnya. (DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !