KOTA BOGOR – Kawasan Alun-alun Kota Bogor dipadati masyarakat pada Sabtu (14/3) malam saat digelar kegiatan Run Race Ramadan. Ribuan penonton dan ratusan peserta mengikuti ajang lari yang diinisiasi melalui kolaborasi Polresta Bogor Kota, DPD KNPI Kota Bogor, dan KORMI.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi perlombaan olahraga di tengah suasana Ramadan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat solidaritas lintas organisasi kepemudaan di Kota Bogor.
Acara yang berlangsung meriah itu turut dihadiri Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro bersama jajaran pejabat utama Polresta Bogor Kota. Turut hadir pula Wakil Wali Kota Bogor serta sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kehadiran para pimpinan daerah tersebut memberikan dukungan moral bagi para peserta yang telah melakukan registrasi sejak sore hari untuk mengikuti rute lari yang melintasi pusat Kota Bogor.
Partisipasi para pejabat daerah sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan pemuda dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui kegiatan positif yang melibatkan masyarakat.
Di tengah antusiasme peserta dan penonton, Satuan Pelajar-Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kota Bogor menjadi salah satu organisasi yang terlihat aktif memberikan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan.
Keterlibatan SAPMA PP tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai bentuk komitmen organisasi dalam mendukung program dan kegiatan produktif yang melibatkan masyarakat luas.
SAPMA PP menilai pengisian bulan Ramadan melalui aktivitas olahraga merupakan langkah positif untuk menjaga kebugaran sekaligus membangun mentalitas generasi muda.
Sekretaris SAPMA PP Kota Bogor, Sion Toni Samosir, yang akrab disapa Toni, menyampaikan bahwa partisipasi aktif organisasinya mencerminkan soliditas pemuda di Kota Bogor.
Menurutnya, kegiatan berskala besar seperti ini mampu mempertemukan berbagai elemen masyarakat dari latar belakang berbeda sekaligus menjadi wadah penyaluran energi generasi muda ke arah yang lebih positif.
“Kami dari SAPMA PP Kota Bogor hadir sebagai bagian tak terpisahkan dari keluarga besar pemuda Bogor. Malam ini kita menyaksikan betapa luar biasanya denyut nadi antusiasme warga. Ini bukan sekadar ajang perlombaan lari cepat, tapi lebih dari itu, ini adalah tentang bagaimana kita menjaga ritme kesehatan tubuh dan mempererat tali silaturahmi yang kokoh di tengah kekhusyukan menjalankan ibadah puasa,” ujar Toni saat ditemui di sela kegiatan.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran SAPMA PP dalam kegiatan tersebut membawa misi untuk menjaga stabilitas serta memperkuat persatuan organisasi kepemudaan di Kota Bogor.
“Kehadiran kami semalam juga merupakan pesan simbolis untuk memastikan bahwa sinergi pemuda di Kota Bogor tetap dalam satu komando yang jelas dan tidak terpecah belah. Kami akan mengawal KNPI di bawah naungan Rivaldo Surya. Kami sangat percaya bahwa di bawah kepemimpinan yang kuat, transparan, dan kolaboratif, KNPI akan terus mampu menghadirkan program-program yang jauh lebih inovatif,” tambah Toni.
Dukungan SAPMA PP juga ditunjukkan melalui kehadiran langsung Ketua SAPMA PP Kota Bogor, Gery Widiana. Bersama jajaran pengurus, ia memantau jalannya perlombaan dari garis start hingga finis serta berinteraksi dengan peserta dari berbagai komunitas olahraga dan organisasi masyarakat.
Selama perlombaan berlangsung, sorak-sorai penonton di sepanjang rute menciptakan atmosfer meriah di kawasan Alun-alun Kota Bogor yang seolah berubah menjadi arena olahraga terbuka penuh energi.
Run Race Ramadan kemudian ditutup dengan penyerahan medali dan penghargaan kepada para pemenang yang diserahkan langsung oleh Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, Wakil Wali Kota Bogor, serta sejumlah tokoh pemuda.
Bagi SAPMA PP, partisipasi dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemuda Bogor untuk terus membangun lingkungan kota yang sehat, aktif, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam bingkai persatuan.
Organisasi tersebut juga berharap sinergi yang terbangun melalui kegiatan ini dapat terus berlanjut dalam berbagai program sosial dan kepemudaan di masa mendatang. (*)