
KABUPATEN BOGOR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin, memaparkan Pancakarsa dalam kuliah singkat di Pelatihan Dasar CPNS Kabupaten Bogor secara virtual, bertempat di Ruang Rapat III, Setda Kabupaten Bogor, Selasa (2/8).
Sekda menjelaskan terkait Karsa Bogor Cerdas yaitu untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui kebutuhan prasarana pendidikan, meningkatkan kualitas tenaga dan kesiapan tenaga pendidikan, berikutnya memberikan bantuan beasiswa terhadap putra-putri berprestasi tahun ini sebanyak 1.000 beasiswa bagi yang berprestasi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.
“Selanjutnya pelayanan PKBM pesantren Salafiyah, meningkatkan moral peserta didik dengan menambah 4 jam pendidikan agama dan pendidikan keagaman. Jadi sekolah-sekolah itu meminta diadakannya mulok di hari-hari tertentu mereka harus mengaji baik di SD maupun SMP untuk yang bergama Islam, untuk selain yang beragama Islam ada program lain seusai dengan agamanya tersendiri yang penting pengembangan sekolah inklusif tentang keagamaan,” katanya.
Selain itu Karsa Bogor Sehat yang ingin Pemerintah Kabupaten Bogor capai adalah peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD dan Puskesmas, Pemerintah Kabupaten Bogor punya 4 RSUD yaitu RSUD Cibinong, RSUD Lewiliang, RSUD Ciawi, RSUD Cileungsi dan 101 Puskesmas se-Kabupaten Bogor, ditambah rumah sakit swasta dan 2 rumah sakit negeri di ATS di bawah TNI Angkatan Udara dan rumah sakit khusus paru-paru dibawah Kementerian Kesehatan di Cisarua jadi totalnya ada 29.
“Pembangunan RSUD di Bogor Utara insyaallah akan dibangun untuk masyarakat yang berada di daerah Ciseeng, Parung, Kemang, Gunung Sindur bisa berobatnya di RSUD Bogor Utara, lokasinya di ujung perbatasan dengan wilayah Kecamatan Ciseeng. Mudah-mudahan di tahun 2021 ini bisa di mulai pembangunannya dan tahun 2022 sudah bisa dipakai rumah sakitnya. Berikutnya Bogor Siaga, kami sudah menyiapkan seluruh desa diberikan mobil siaga,” katanya.
Terkait Karsa Bogor Maju, Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan reformasi dan tata kelola pemerintahan, termasuk bekas UPT Pendidikan per kecamatan itu sudah dialihkan menjadi Kasi Pendidikan, juga akan di bentuk 40 UPT Disdukcapil yang sekarang baru dibentuk 7 UPT.
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !