Headline Nasional | Tiga Gunung Api Di Indonesia Masih Berstatus Level III

JAKARTA – Tiga gunung api di wilayah Indonesia masih berstatus level III atau ‘waspada.’ Ketiga gunung api tersebut yaitu Gunung Karangetang di Sulawesi Utara, Gunung Sinabung di Sumatera Utara dan Gunung Agung di Bali. Otoritas kegunungapian, PVMBG, telah memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah terkait potensi ancaman bahaya erupsi setiap gunung api tersebut.

Menyikapi potensi bahaya erupsi gunung api, Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengimbau masyarakat yang berada di pada wilayah gunung api tersebut untuk selalu memantau informasi, khususnya dari otoritas terkait, yaitu Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Apabila melihat rekomendasi yang diberikan oleh PVMBG, kita dapat melihat bahwa setiap gunung api tadi memiliki karakter ancaman yang berbeda. Misal, Gunung Karangetang, PVMBG merekomendasikan masyarakat atau wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas pada zona prakiraan bahaya, yaitu 2,5 km dari puncak kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral dari Kawah Dua kea rah Barat Laut – utara sejauh 4 km, serta dari kawah utama sejauh 3 km ke arah barat.

Sementara itu, rekomendasi PVMB yang diberikan kepada pemerintah daerah terkait dengan Gunung Sinabung di Sumatera Utara, yaitu masyarakat dan pengunjung agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

Anda sebagai pengunjung mungkin akan kesulitan apabila berada di lokasi sekitar gunung meskipun mengetahui narasi terkait rekomendasi di atas. Ini disebabkan secara spasial terkadang kita tidak mengetahui persis lokasi tempat kita berada, berapa jauh dari radius berbahaya yang telah direkomendasikan otoritas resmi. Oleh karena itu, hal terpenting bagi masyarakat atau pun pengunjung untuk selalu berkoordinasi apabila melakukan aktivitas di sekitar gunung api.