
KABUPATEN BOGOR – Korban tenggelam Miftahul Huda remaja berusia 18 warga Perum Graha Tama, Desa Ciampea Kecamatan yang Ciampea yang merupakan panitia 17 Agustus. Setelah hari kedua pencarian belum juga ditemukan di Sungai Cisadane. Selain air yang dalam serta labil batu-batu juga menyulitkan pencarian dengan penyelaman oleh tim SAR Gabungan ditambah cuaca yang tidak mendukung.
Tim Penyelam Damkar Kabupaten Bogor, Ridwan mengatakan pencarian hari kedua ini dihentikan karena cuaca yang tidak memungkinkan.
“Pencarian hari kedua dihentikan karena hujan yang deras, pencarian dilakukan pukul 09.00 wib hingga pukul 15.00 Wib Dengan melakukan penyelaman. Sudah melakukan penyeleman di beberapa titik namun karena hujan deras kita hentikan korban masih belum bisa ditemukan,” kata Ridwan, kepada awak media saat di TKP
Melihat kondisi air diprediksi korban terbawa hanyut. Namun tim SAR Gabungan tetap optimis akan terus melakukan pencarian baik dengan penyelaman, dan penyisiran melalui jalur darat.
“Selain pencarian dilakukan dengan penyelaman, pencarian juga dilakukan dengan penyisiran disepanjang sungai dengan perahu karet atau pun melalui jalur darat,” kata Ridwan.
Tim Sambung Ridwan akan terus melakukan pencarian selama 7 hari kedepan, dan diharapkan cuaca terus mendukung agar korban bisa segera ditemukan.
“Kita optimis agar korban bisa segera ditemukan,”kata Ridwan.
Diketahui korban sebelum tenggelam saat itu bersama 11 rekanya yang lain usai melaksanakan pembentukan panitia 17 Agustusan setelah selesai membentuk kepanitiaan, mereka pergi ke sungai Cisadane itu untuk mandi dan bermain.
Namun saat itu korban yang sudah diperingati untuk tidak terlalu ke tengah sungai oleh rekanya tak menghiraukan akhirnya terseret ke pusaran air di Leuwi Nangka Sungai Cisadane itu hingga tenggelam dan sampai Kamis sore kemarin belum ditemukan.
Sementara Menurut Rekan Korban Nanda Gilang Ramadhan mengatakan dengan adanya kejadian itu kegiatan 17 Agustus yang sudah terencana bersama korban dihentikan.
“Hadiah yang sudah disiapkan pun dibagi-bagikan ke warga perumahan Graha Tama. Dan acara dihentikan, kami selaku rekan korban justru sangat bersedih dan korban segera ditemukan,” Pungkasnya.
(Agil)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !