Rencana Kementerian Agama, untuk menerapkan Sertifikasi Da’i mendapat kritik keras dari Ustadz Tengku Zulkarnain. Pasalnya program tersebut pernah akan diluncurkan dan menimbulkan kegaduhan

“Di zaman Menteri Agama Lukman Hakim Syafuddin pernah diluncurkan wacana program Sertifikasi Da’i oleh Kemenag RI dan menimbulkan kegaduhan serta penolakan yg masif,” tulis Ustadz Tengku Zulkarnain di dalam akun media sosialnya.

Baca Juga  Headline Nasional | Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Catatkan 102 Pasien Sembuh

https://www.instagram.com/p/CEvrm_9jNft/?igshid=mjhy0hsx1rqu

Ustadz Tengku Zulkarnain menambahkan, kini kembali diluncurkan dan dengan nada “arogan” akan memaksa 8500 da’i untuk disertifikasi. Menjadi pertanyaan apa hak Kemenag untuk melakukannya?

“Ucapan yg dilontarkannya bahwa radikalisme berasal dari masjid dan dilakukan oleh para haifzh al Qur’an yang tampilannya “good looking” benar benar ngawur dan cenderung mau mengajak “perang” umat Islam,” tambahnya.

Baca Juga  Headline Nasional | Bencana Tanah Longsor Kabupaten Pasaman Telan 1 Korban Jiwa dan 2 Luka - Luka

Jika diterapkan sertifikasi da’i, menurut Ustadz Teungku Zulkarnain, maka sejumlah Tokoh Ulama di MUI akan mengundurkan diri dari jabatannya di MUI.