KABUPATEN BOGOR – Kejadian seringnya hacker meretas akun media sosial telah menimbulkan kekhawatiran di masyarakat Indonesia, terutama di Bogor.

Peretasan ini tidak hanya berdampak pada akun Instagram resmi salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Dinas yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Bogor, tetapi juga mencakup akun WhatsApp pribadi Bendahara PWI Kota Bogor, Suhairil Anwar, yang juga menjabat sebagai Pimpinan Umum dan Pemimpin Redaksi ceklissatu.com.

“Sekitar pukul 05.00 WIB tadi pagi, setelah shalat subuh, saya tidak dapat mengakses akun WhatsApp saya lagi,” ujar Suhairil Anwar pada Ahad (24/9).

Baca Juga  Satreskim Polresta Bogor Kota Ringkus 2 Pelaku Kejahatan Modus Ganjal ATM

Dia menjelaskan bahwa tiba-tiba saja beberapa temannya memberi tahu bahwa akun WhatsAppnya telah diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Dalam beberapa grup WhatsApp, tiba-tiba muncul undangan pernikahan berbentuk APK dari akun saya,” katanya.

Rizqi Fathul Hakim, Ketua Umum Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB INSPIRA), mendesak aparat kepolisian untuk segera bertindak dan menangkap para hacker yang meresahkan masyarakat.

“Kami mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan instruksi khusus kepada Dirtipidsiber Bareskrim Polri guna mengambil tindakan tegas dan terukur agar masalah peretasan akun media sosial oleh para hacker ini segera diatasi,” ucapnya.

Baca Juga  Viral Duel Pelajar di Cianjur, Polisi Amankan Para Pelaku

Menurutnya, banyak pihak yang mengalami kerugian akibat peretasan akun tersebut, oleh karena itu, kepolisian sebagai lembaga penegak hukum yang berwenang harus segera menangkap pelaku peretasan akun media sosial tersebut.

“Kami meminta agar pelaku segera ditangkap sebelum ada lebih banyak korban atau masyarakat yang merugi,” tambah Rizqi. (*/DR)