JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan target 8,8 juta penduduk divaksin Covid-19, untuk menciptakan kekebalan komunitas atau herd immunity. Dalam upaya pencapaian target tersebut, Pemprov DKI Jakarta telah membangun sinergi dan kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak, mulai dari Forkopimda, BUMN, bahkan swasta.

Dan salah satunya adalah program #SerbuanVaksinasi yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (3/7) hingga Minggu (4/7). Program ini berjalan tidak hanya atas kolaborasi Tiga Pilar (Pemprov DKI, TNI, Polri), tetapi juga bersama organisasi profesi, seperti IDI Jaya, IDAI Jaya, IBI Jaya, dan PPNI Jaya.

Turut meninjau program tersebut, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, bersama Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji, dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran beserta jajaran.

Baca Juga  Headline Jakarta | Jelang Pemilu Serentak 2019, Pemprov DKI Jakarta Menggelar Apel Tiga Pilar

“Pagi hari ini di GBK, digelar kembali kegiatan vaksinasi massal untuk masyarakat di Jakarta. Hari ini terdaftar 22.000 orang yang akan mengikuti vaksinasi. Walaupun dalam kenyataannya angka itu terus bertambah, jadi mungkin di akhir angkanya akan di atas 22.000,” ungkap Gubernur Anies, seperti dilansir Siaran Pers PPID DKI, Sabtu (3/7).

Baca Juga  Antisipasi Potensi Bencana, BPDB DKI Jakarta Siagakan Tim Reaksi Cepat

Gubernur Anies mengimbau agar seluruh warga Jakarta mengikuti program vaksinasi, baik yang diadakan Pemprov DKI, TNI-Polri atau lembaga swasta yang bisa dipantau menggunakan super apps JAKI. Hal ini lantaran vaksinasi adalah ikhtiar untuk mencegah keterpaparan dan melindungi diri agar gejala dari COVID-19 tak berat dan menyebabkan kematian.