Lebih lanjut, kendati ada tanda-tanda yang menyerupai gejala tertular Novel Coronavirus, Menkes mengingatkan agar proses diagnosis tidak dilakukan sembarangan. Penyebabnya harus diketahui secara detail terutama riwayat perjalanan yang dilakukan serta riwayat interaksinya.

”Di waspadai nomor satu adalah riwayat perjalanannya, itu sangat penting, atau kontak dengan siapa, itulah yang harus kita tahu,” ujar Menkes.

Baca Juga  Ditjen Dukcapil Kemendagri Bantah Adanya Kebocoran 337 Data Kependudukan

Menurutnya, dengan melakukan pengecekan secara detail dan lengkap, merupakan langkah penting supaya tidak terjadi kesalahan diagnosis, yang justru menimbulkan kesimpangsiuran berita dan kekhawatiran masyarakat. Hal ini mengingat dampak yang ditimbulkan dari pemberitaan ini sangatlah luas dan besar, bukan hanya kesehatan namun juga perekonomian negara. (*)