KABUPATEN BOGOR – Setiap tanggal 26 Juni sejak tahun 1988 diseluruh dunia diperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), di tahun 2021 ini karena pandemi covid-19, peringatan HANI digelar dengan cara berbeda. Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai vocal point dalam penanganan permasalahan narkotika di Indonesia menggelar kegiatan peringatan HANI tahun 2021 secara virtual.

BNN RI menggelar HANI tahun ini dengan tema “Perang Melawan Narkoba (War On Drugs) di Era Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar)” secara virtual di gedung olahraga Pusat Rehabilitasi BNN Lido, (28/6) kemarin.

Di acara peringatan HANI 2021 ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin secara virtual, dalam sambutannya menyampaikan peringatan HANI 2021 ini sebagai momentum betapa berbahayanya narkotika bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga  Headline Nasional | Diperkirakan Tinggi Gelombang Laut Hingga 6 Meter, BMKG Himbau Warga Waspada

Wapres Ma’ruf Amin juga mengatakan, hingga saat ini kita masih menghadapi dua musuh besar yaitu pandemi dan narkotika, imbasnya dari dua musuh itu adalah individu, keluarga, masyarakat hingga negara. Tahun 2019 pengguna narkoba meningkat 22% hasil survey penyalahgunaan narkoba BNN pengguna mencapai 1,8% atau sekitar 3.416.188 jiwa, berumur 15 sampai dengan umur 60 tahun.

Baca Juga  Stabilitas Sistem Keuangan Triwulan II Tahun 2018 Tetap Terjaga | Headline Bogor

Pada sambutan pembukaan juga, Kepala BNN RI Komjen Pol Petrus Reinhard Golose menyampaikan, ada tiga langkah strategis yang dilakukan BNN dalam mengemban tugas Pencegat dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Bekerja lebih keras untuk keluar dari kondisi darurat tersebut.