KABUPATEN BOGOR – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor bekerja sama dengan Paguyuban Mojang dan Jajaka Kabupaten Bogor menyelenggarakan lomba masker kreatif tingkat nasional di Rumah Makan (RM) Ampera, Jalan MH. Thamrin, RT 02/RW 04, Desa Cipambuan, Kecamatan Babakan Madang, Minggu (6/9).

Selain dihadiri langsung oleh Kepala Disbudpar, Muliadi, S.Sos, Kepala Badan Promosi Pariwisata, Zainal Syafruddin, Ketua Dewan Cabang Pimpinan Himpunan Pramuwisata Indonesia (DPC HPI) Kabupaten Bogor, Deni Hamdani, lomba yang mengusung tema “Maskermu, Gayamu, Pelindungmu” juga hadir Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Ahmad Munawir.

Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor, Muliadi menjelaskan, lomba diselenggarakan sebagai bentuk kesadaran akan pentingnya protokol kesehatan, dan dukungan Kabupaten Bogor terhadap Adaptasi Kebiasaan Baru atau New Normal tingkat Provinsi Jawa Barat dan Nasional, di masa pandemi Covid-19.

Menurut dia, penyelenggaraan lomba juga merupakan sarana alternatif Disbudpar Kabupaten Bogor untuk menghidupkan sektor pariwisata melalui kegiatan inovatif.

“Saya mendukung penuh kegiatan ini. Karena, kegiatan ini sangat baik dalam mendukung peningkatan kesadaran masyarakat dalam membangun wisata dengan kesadaran terhadap protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19,” tegasnya.

Baca Juga  Headline Bogor | Cafe Ela Greek Doughnut Sajikan Kelezatan Makanan Khas Yunani

Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata Disbudpar Kabupaten Bogor, Dedi Hernadi menambahkan, lomba masker kreatif memiliki sasaran untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memaksimalkan kepedulian masyarakat.

“Lomba ini sekaligus mendukung dan mensukseskan program pemerintah, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi sektor pariwisata daerah,” jelas Dedi Hernadi kepada PAKAR di sela kegiatan, kemarin.

Dedi Hernadi berharap, pelaksanaan lomba tersebut dapat membuat seluruh elemen masyarakat merasa terlibat dalam mendorong sektor pariwisata di masa pandemi ini.

“Ini kegiatan mengingatkan kita akan perlunya menggunakan masker di tengah pandemi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Dwi Permanadari, lomba masker kreatif tersebut diikuti oleh 115 peserta dari seluruh wilayah Indonesia. Seperti dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kepulauan Samosir, Aceh, Batam, Bengkulu, Bangka, Jambi, Binjai, Kepulauan Riau, dan Kabupaten Bogor.

Baca Juga  Headline Nasional | Pemerintah Tunda Penerbangan Dari Dan Ke RRT, Kemenhub Inventarisir Dampak Penundaaan

Dewan juri terdiri dari Eko Tjandra (fashion designer Indonesia), Ayundavira Intan (professional designer) dan kenichiwakey (fashion stylist). Mereka menentukan 9 unggulan dari 115 peserta.

Kesembilan unggulan tersebut adalah, Ani Norida Jen Riyanah, Kebumen, Jateng, Achmad Bayu Hadi, Kabupaten Bondowoso, Jatim, Waode Nur Oktaviansyah, Kabupaten Bogor, Rizky Ramadhan, Kota Depok, Sri Listiani, Kabupaten Bogor, Febry Wahyu Kurniawan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ilham Maulana Yusuf, Kabupaten Bandung, Reynaldi MuliaThamrin, Jakarta Pusat, DKI Jakarta dan M. Fadelraya, Kabupaten Bogor.

Pemenang lomba yang berhak mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp10 juta, adalah Rizky Ramadhan, berasal dari Kota Depok, Jawa Barat.

Menurut Rizky Ramadhan yang diwawancara via online saat closing ceremony, masker yang mengusung tema Tugu Tegar Beriman dibuat untuk memperkenalkan icon Kabupaten Bogor.

Menurut juri, Eko Tjandra, masker karya Rizky menjadi pemenang karena memenuhi standar kesehatan, iconic, fashionable dan saleable. Kedelapan unggulan lain masing-masing memperoleh hadiah uang pembinaan sebesar Rp1 juta. (*)