Headline Bogor | Longsor dan Pergeseran Tanah Terjadi di Kampung Rancabakti

Sementara, salah satu warga korban pergeseran tanah di Kampung Pariuk yang rumahnya berdekatan dengan bibir tebing, Nenah (42) mengaku ketakutan pasca musibah bencana alam sudah terjadi pada tahun 2016. Ditambah adanya longsor persisnya didepan rumahnya.

“Waktu kami melihat sendiri bencana longsor kemudian kami langsung lari keluar. Sambil menggendong kedua anak yang masih kecil- kecil kami langsung keluar,” imbuhnya.

“Sampai sekarang masih merasa was was apalagi disaat hujan besar, mau siang mau malam ketika ada hujan mah kami sekeluarga pasti pindah ke rumah saudara,” pungkasnya.

(AG/DL)