KABUPATEN BOGOR – Isu lingkungan di kawasan Cisarua, Puncak, Kabupaten Bogor, kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah menteri turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi terkini, namun langkah cepat tersebut dinilai sebagian pihak justru terlalu tergesa-gesa dan berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas.

Direktur Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP), Rahmatullah, menilai persoalan di kawasan Puncak harus ditangani secara menyeluruh dan penuh kehati-hatian.

“Puncak Cisarua Bogor harus dilihat secara utuh dan komprehensif,” ujar Rahmatullah dalam keterangannya, Selasa (30/7).

Baca Juga  Headline Bogor | Pemkab Bogor Terima Bantuan 3 Ton Telur dari Kemendag

“Karena jika tidak, pasti akan berdampak buruk terhadap semuanya—baik lingkungan, masyarakat, investor, maupun pemerintah. Bahkan bisa saja sampai merugikan masyarakat Kabupaten Bogor, ” tambahnya.

Menurutnya, luas dan padatnya wilayah Kabupaten Bogor tidak bisa disamakan dengan daerah lain. Oleh karena itu, pendekatan kebijakan juga harus berbeda dan lebih mendalam.

“Kita semua tahu, bicara Kabupaten Bogor ini sangatlah luas dan sangat padat penduduknya. Jadi tidak bisa disamakan dengan daerah lain, apalagi terkesan Menteri LHK menyudutkan Pemda Bogor seolah tidak peduli. Padahal, tahapannya itu sedang ditempuh,” tegasnya.

Baca Juga  Headline Bogor | Pemkab Bogor Segera Bangun Sky Bridge dan Underpass Di Bojonggede

Ia menilai bahwa langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Bogor justru lebih tepat karena dilakukan melalui kajian yang menyeluruh dari berbagai aspek.