KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Desa (Pemdes) Ciburayut, Kecamatan Cigombong, merealisasikan program bantuan Satu Miliar Satu Desa (Samisade) Pemerintah Kabupaten Bogor untuk peningkatan jalan desa Ciburayit – Panyarang dan Saitem dengan beton.
Ditemui usai melaunching kegiatan Samisade, Plt Camat Cigombong, Asep Achadiat Sudrajat menjelaskan, untuk ngadaan untuk material program Samisade, Pemdes diperkenankan untuk dipihak tigakan, namun harus sesuai dengan aturan dan, petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis).
“Yakni dengan mengajukan permintaan pembelajaan kepada perusahaan pihak ketiga dan Pemerintah Desa pun harus mengajukan minimal kepada tiga perusahaan, dan tidak boleh satu. Dan dari tiga perusahaan ini mana yang lebih murah dan bagus, maka itu yang diambil,” jelasnya.
Asep mengingatkan, pengerjaan program Samisade tidak boleh semua dikerjakan oleh pihak ketiga, sehingga mematikan masyarakat yang seharusnya menerima upah untuk ikut bekerja, dengan pola Padat Karya Tunai Desa (PKTD).
“Karena pesan Bupati Bogor, Program Samisade ini harus ada efek ekonomi kepada masyarakat sekitar program Samisade,” ujarnya.
Dan, untuk pembelanjaan Program, Asep menegaskan, pihak Kecamatan tidak mengetahui kemana Pemerintah Desa membelanjakannya, namun ia menekankan agar pekerjaan program Samisade sesuai dengan juklak juknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Sementara itu, Kades Ciburayut, Duloh, S.Sos mengatakan, dengan program Samisade berharap warga jangan ada anggapan atau berasumsi Desa Ciburayut mendapat 1 milyar, karena Desa Ciburayut hanya mendapat anggaran 630 juta.
“Dari pengajuan 5 titik yang diusulkan kepada Bupati yaitu Kampung Padurenan, Kampung Selawi, Kampung Cijahe, Kampung Ciburayut Panyarang, Kampung Saitem. Berdasarkan juklak juknis yang dapat direalisasikan diatas 200 juta, yang direalisasikan adalah dari gang rambutan sampai Panyarang 413 juta yaitu Kampung Ciburayut, Kampung Panyarang, dan Kampung Saitem 218 juta,” jelas Kades.
Namun ia bersyukur baik secara pribadi maupun kedinasan serta mengucapkan rasa terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor dibawah kepemimpinan Bupati Ade Yasin yang telah merealisasikan program Samisade ini ke Desa Ciburayut, untuk dialokasikan ke infrastruktur.
“Dan untuk di tahun 2021 tidak ada pembangunan infrastruktur, karena semua ADD dialokasikan untuk penanganan Covid, jadi tidak ada pembangunan bukan dikorupsi atau bukan diambil atau dikuasai pemerintah,” tambahnya.
“Dari keseluruhan dana yang dianggarkan
Tidak full turun secara langsung, tahap pertama 40% yang dianggarkan untuk pembangunan tahap pertama, dan yang 60 % diajukan tahap kedua setelah tahap pertama selesai,” tutup Duloh, S.Sos.
(Dr)










