BANJARBARU – Kasus kematian Juwita, seorang jurnalis wanita media online di Banjarbaru, masih menjadi misteri. Dugaan bahwa ia tewas dibunuh oleh oknum TNI AL berinisial J masih dalam tahap penyelidikan, dan hingga kini polisi belum mengungkap motif di balik peristiwa tersebut.

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menyatakan pihaknya terus mengumpulkan bukti untuk mengungkap fakta di balik kasus ini.

“Segala petunjuk masih dikumpulkan, termasuk hasil visum. Kami mohon waktu agar proses penyelidikan berjalan lancar tanpa gangguan,” ujar Kapolda pada Jumat (28/3).

Baca Juga  Headline Nasional | Burunan Terpidana Mati Cai Changpan Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bogor

Sementara itu, Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan berbagai bukti dan akan segera berkoordinasi dengan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) guna menindaklanjuti dugaan keterlibatan oknum TNI AL.

“Rencananya besok kami akan berkoordinasi dengan Pomal,” ungkap AKBP Pius.

Denpomal Balikpapan sendiri mengindikasikan adanya keterlibatan J, seorang anggota TNI AL berpangkat Kelasi I dari Lanal Balikpapan. Meski demikian, polisi belum menetapkan tersangka karena motif pembunuhan masih belum jelas.

Baca Juga  KD (60), Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak Terancam 20 Tahun Penjara | Headline Bogor

“Kami masih menyelidiki motifnya. Jika sudah ada perkembangan, akan kami sampaikan,” tambah AKBP Pius.

Dalam penyelidikan yang berlangsung, lima saksi telah diperiksa, dan polisi terus mengumpulkan bukti tambahan sebelum melangkah ke tahap hukum selanjutnya.

“Jika semua bukti sudah lengkap, kami akan serahkan ke penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (DR)