KABUPATEN BOGOR — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bogor membagikan masker gratis kepada masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor, khususnya bagian selatan, Senin (7/9).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat menyusul sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak hingga wilayah Bogor.

Masker dibagikan kepada warga yang beraktivitas di luar ruangan, termasuk pengguna jalan dan pengendara sepeda motor. Kader PSI juga memberikan edukasi mengenai pentingnya perlindungan diri dari paparan abu vulkanik.

Baca Juga  Headline Bogor | Peringati HUT PMI Ke-74, PMI Kabupaten Bogor Kukuhkan TSR Koplak Kabupaten Bogor

Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor Rena Da Frina mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk kehadiran PSI di tengah masyarakat dalam menghadapi kondisi udara yang terdampak abu vulkanik.

“PSI Kabupaten Bogor hadir di tengah masyarakat untuk saling menguatkan dan mengingatkan dalam kondisi saat ini. Kami secara serentak turun ke wilayah untuk berbagi masker gratis kepada warga sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya penggunaan masker di situasi udara yang tidak sehat karena bercampur dengan abu vulkanik,” ujar Rena.

Rena mengimbau masyarakat tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti informasi dan arahan pemerintah maupun instansi terkait.

“Yang terpenting adalah masyarakat tetap tenang, tetapi jangan mengabaikan keselamatan. Kami mengajak warga untuk saling mengingatkan, terutama dalam penggunaan masker ketika berada di luar rumah,” katanya.

Menurut Rena, kepedulian bersama diperlukan dalam menghadapi kondisi lingkungan yang terdampak abu vulkanik. PSI Kabupaten Bogor memilih turun langsung untuk memberikan bantuan sekaligus melihat kondisi masyarakat.

Baca Juga  Headline Bogor | Tajamkan Sasaran Penanganan Stunting, Bupati Bogor Ajak Camat Dan Kades Rembuk

“Kami ingin memastikan bahwa PSI tidak hanya hadir melalui pernyataan, tetapi juga hadir secara langsung ketika masyarakat membutuhkan. Masker ini mungkin sederhana, tetapi pesan yang ingin kami sampaikan adalah bahwa kita harus saling menjaga dan saling menguatkan,” ujar Rena.

Masyarakat diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan jika tidak diperlukan, menggunakan masker yang sesuai, serta mengikuti perkembangan dan arahan resmi pemerintah maupun lembaga berwenang. (SND)