KOTA BOGOR – Gelombang kritik terhadap kinerja Pemerintah Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, kian menguat. Sorotan tajam kali ini datang dari Ketua Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Kota Bogor, Toni, yang menilai kinerja Lurah Kebon Kelapa jauh dari harapan dan gagal mencapai target pembangunan yang substansial.

Dalam keterangan resminya kepada awak media, Jumat (19/12), Toni menegaskan bahwa kepemimpinan Lurah Kebon Kelapa saat ini dinilai “mandul” dalam mengeksekusi program-program strategis Pemerintah Kota Bogor di tingkat wilayah.

Menurutnya, kegagalan mencapai target bukan sekadar persoalan angka statistik, melainkan cerminan lemahnya kemampuan manajerial pimpinan wilayah.

Baca Juga  KD (60), Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak Terancam 20 Tahun Penjara | Headline Bogor

HPPMI Kota Bogor bahkan memberikan rapor merah terhadap kinerja Kelurahan Kebon Kelapa sepanjang tahun ini. Sejumlah target prioritas disebut meleset, mulai dari pemberdayaan masyarakat hingga penataan lingkungan yang dinilai masih semrawut. Kondisi tersebut menunjukkan lurah dianggap tidak memiliki sense of crisis terhadap persoalan di wilayahnya sendiri.

Toni juga menyoroti dua persoalan utama dalam kepemimpinan Lurah Kebon Kelapa. Pertama, minimnya inovasi pelayanan karena kelurahan dinilai terjebak dalam rutinitas birokrasi yang kaku sehingga respons terhadap keluhan warga berjalan lambat. Kedua, sikap anti-kritik dan tertutup terhadap masukan, khususnya dari kalangan pemuda dan mahasiswa.