Sinergi yang terbangun dan semakin kuat bersama SIG, justeru membantu SBI mendongkrak volume penjualan pada tahun 2019 lebih tinggi dari pertumbuhan pasar menjadi 12,3 juta ton atau naik 4,80% dari 11,8 juta ton pada tahun 2018.
Peningkatan volume ini didorong oleh peningkatan penjualan semen dan terak domestik sebesar 5,01% menjadi 11,8 juta ton dari 11,3 juta ton pada tahun 2018, serta peningkatan volume penjualan beton jadi (ready-mixed concrete) sebesar 3,19% menjadi 1.501 m3 pada tahun 2019 dari 1.454 m3 pada tahun sebelumnya.
Kombinasi peningkatan volume dan kekuatan merek, mampu meningkatkan pendapatan Rp11,06 triliun atau naik 6,55% Ddibanding tahun sebelumnya Rp10,38 triliun. EBITDA pun naik 64,29% menjadi Rp1,78 triliun pada 2019 ini dari Rp1,08 triliun di 2018. Program-program efisiensi yang dijalankan perseroan sepanjang 2019, sangat membantu menurunkan beban pokok pendapatan sebesar 6,43%.
Pada 2019 lalu, SBI meluncurkan “Dynamix” sebagai merek dagang semen yang baru. Mengusung slogan “Berani Berubah Lebih Baik”. Merek baru ini bagian dari proses integrasi paska akuisisi oleh SIG pada awal tahun 2019, serta transformasi perseroan untuk memberi nilai tambah sesuai dengan kebutuhan pelanggan, dan inovasi bahan bangunan yang berorientasi demi masa depan.
Selain itu, SBI juga meresmikan pusat distribusi semen yang baru di Tanjung Api Api, Banyuasin, Palembang, dengan daya tampung 5.000 ton. Kehadiran gudang semen ini merupakan upaya perseroan untuk lebih mendekatkan diri dengan pelanggan, dan menunjang kebutuhan pembangunan di Sumatera Selatan.
Awal Februari 2020 lalu, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk resmi memperkenalkan merek perusahaannya yang baru yaitu SIG. SIG menjadi simbol transformasi bisnis dari penyedia semen menjadi penyedia solusi dan terus berinovasi menjawab kebutuhan konsumen melalui operasi ramah lingkungan, pemanfaatan teknologi dan digitalisasi, serta mempertimbangkan aspek berkelanjutan guna menjamin pemenuhan kebutuhan lingkungan hidup bagi generasi di masa depan.
Sejak bergabung bersama SIG pada awal tahun 2019 lalu, SBI secara konsisten mencatatkan perbaikan kinerja perseroan yang tercermin pada peningkatan pendapatan dan perolehan laba secara bertahap. Selain kekuatan jaringan operasi dan distribusi, sinergi dengan SIG juga melengkapi portfolio solusi inovatif untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang beragam.
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk adalah sebuah perseroan terbuka yang mayoritas sahamnya (98.31%) dimiliki dan dikelola oleh PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) – bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, dimana secara merek perusahaan telah berubah menjadi SIG sejak 11 Februari 2020 lalu dan merupakan produsen semen terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. (*)