JAKARTA – Survei Indikator Politik menyebutkan publik trust / kepercayaan publik terhadap Polri menunjukan peningkatan. Hasil survei terbaru diangka 70.8% kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyatakan, pada Desember 2022 angka kepercayaan publik hanya menyentuh 66,5%. Kini menjadi 70,8% dengan kenaikkan 4,3%.
“Dalam temuan kami, public trust Polri kini berada di angka 70,8%, menempatkan Polri berada di atas partai politik dan DPR,” ungkap Burhanuddin saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Dinamika Elektoral Capres dan Cawapres Pilihan Publik Dalam Dua Surnas Terbaru’ secara virtual, Ahad (25/3).
Dalam temuan Indikator, penanganan kasus investasi bodong, KSP Indosurya, termasuk penerapan tilang elektronik berhasil meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri. Peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri juga dibuktikan dengan tingginya tingkat kepuasan publik terhadap pelayanan yang diberikan oleh Polri.
Korps Bhayangkara juga terlihat semakin transparan dalam menyampaikan informasi kepada publik terkait tindakan yang dilakukan. Pasalnya, hal ini membuat publik semakin percaya bahwa Polri benar-benar bekerja untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan tertentu (*/DR)