KOTA BOGOR – Anggota DPR Komisi V dari Fraksi PKB Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR, di Karangtengah, Kec. Babakan Madang, Bogor, pada Senin (09/12) yang dihadiri oleh para tokoh dan masyarakat NU Kota Bogor.

Dalam kesempatan ini, Neng Eem mengajak kepada para peserta yang terdiri dari aparat desa dan masyarakat, untuk selalu berpegang teguh pada Pancasila, dalam melaksanakan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila itu merupakan pedoman kita dalam berbangsa dan bernegara. Jadi Pancasila itu bukan hanya dihapal tapi juga dilaksanakan,” ujar, di Bogor, Senin (09/12).

Baca Juga  Headline Nasional | Doni Minta Pimpinan Daerah Terjemahkan Strategi dan Inovasi Kedalam Kearifan Lokal

Ia mengatakan dalam sila pertama Pancasila yaitu ‘ketuhanan yang maha esa’ dimana dalam kehidupan sehari-hari masyarakat harus berpegang teguh pada ajaran agama. “Jadi setiap warga negara itu harus patuh pada ajaran agama masing-masing, sesuai yang dipercayai,” kata dia.Sila keua ‘kemanusiaan yang adil dan beradab, serta persatuan Indonesia’. Neng Eem menjelaskan sangat sesuai dengan karakter bangsa Indonesia yakni memiliki adab atau perilaku yang baik, ramah dan saling menghargai, juga senantiasa bergotong royong demi terwujudnya persatuan bangsa dalam wadah NKRI.

Tidak hanya itu, dikesempatan yang sama Neng Eem mensosialisasikan UU Pesantren kepada tokoh dan masyarakat kota bogor. Ia mengatakan sebagai wujud perjuangan PKB melalui anggotanya yang duduk di parlemen untuk mensejahterakan umat Islam khususnya di kalangan pesantren.

Baca Juga  Headline Nasional | Adaptasi Kebiasaan Baru, TNI Intensifkan Pendisiplinan Protokol Kesehatan Masyarakat

Lanjutnya, bukan hanya terjamin kesejahteraannya, tetapi juga UU ini menjamin legitimasi dan eksistensi serta produk pesantren semakin diakui negara.

Sehingga, kata dia, anak didik yang ingin masuk pesantren tidak ragu lagi, dan tidak takut jika ijazah nya tidak diakui oleh negara. “Semoga dengan adanya UU Peantren ini, pesantren-pesantren yang ada dipenjuru negeri, dapat terus berkembang dan lebih baik lagi,” kata dia. (*)