KOTA BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menilai, Masjid memiliki peran yang lebih luas dari sekedar tempat beribadah. Menurutnya, Berdasarkan sejarah peradaban Islam, masjid dikenal sebagai pusat kegiatan sosial, ekonomi, pertahanan, pendidikan dan kebijakan publik.

“Masjid dikunci sehingga orang tidak bisa masuk ke dalam. Bahkan untuk sekedar sholat di terasnya saja tidak bisa,” ungkap Atang, saat mengisi kajian subuh di Masjid Mushan bin Umair, Ciparigi, Kota Bogor (17/10).

Oleh karena itu, menurutnya, konsep masjid sebagai pusat kegiatan sosial kemasyarakatan harus tetap dihidupkan dan diaplikasikan pada masa sekarang. Dan salah satunya, penerapan masjid sebagai solusi permasalahan masyarakat seperti kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di awal masa pandemik.

Baca Juga  Tegang! Pedagang Pasar Geruduk Kantor Walikota Bogor | Headline Bogor

“Masjid bisa menyediakan fasilitas akses internet sehingga anak-anak di sekitar bisa belajar tanpa harus memikirkan kuota data. Apalagi tidak semua lapisan masyarakat bisa mengalokasikan anggaran rumah tangga untuk membeli pulsa internet, dan di sinilah masjid mengambil peran. Seusai PJJ, mereka bisa dididik agama dan akrab dengan masjid”, jelasnya