Sebagai Ketua DPRD, tuturnya, Atang mengaku banyak sekali menerima aduan-aduan masyarakat baik dari individu maupun LSM mengenai berbagai permasalahan di kota Bogor khususnya remaja dan pelajar.
Persoalan-persoalan tersebut sebenarnya lebih bisa diatasi apabila pemberdayaan masjid sebagai pusat pendidikan karakter di lingkungan warga bisa lebih dioptimalkan lagi.
“Seperti tawuran pelajar yang baru-baru ini terjadi. Kita tidak bisa melihat dari satu sisi saja, tapi juga dari sudut pandang lain yang lebih mendasar. Yaitu kurangnya pembinaan kepribadian berbasis agama. Disini, fungsi masjid sebagai tempat pembinaan umat sangatlah strategis menjadi madrasah bagi anak-anak sejak usia dini,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Atang Trisnanto juga diundang oleh pihak Mushab Bin Umair untuk melakukan seremoni peletakan batu pertama proyek perluasan masjid di lahan 1000 meter.
Perluasan ini merupakan salah satu agenda kerja pengurus RW 13 Ciparigi serta pengurus masjid MBU sebagai respon semakin bertambahnya jumlah jamaah serta kebutuhan infrastruktur kegiatan-kegiatan masjid ke depan.
“Membangun masjid adalah membangun peradaban. Semoga proses pembangunan ini dimudahkan dan dilancarkan. Menjadi amal jariyah bagi yang membangun dan yang memakmurkannya”, harap Atang.
(Ifan JS)