“Inshaallah lewat Lazismu dan Muhammadiyah Aid, Persyarikatan akan mengelola dana ini dengan sebaik-baiknya,” imbuh Haedar.
Selain itu, Haedar juga berharap setelah ini seluruh bagian di persyarikatan baik dari wilayah sampai dengan ranting serta AUM, PCIM/PCIA DAPAY memulai lagi dan menggerakan dana dakwah untuk kemanusiaan bagi program di dalam negeri, dimana Muhammadiyah harus hadir bagi kekpentingan mengangkat harkat derajat, dan martabat masyarakat yang masih dhuafa dan mustadafin serta masyarakat luas yang masih membutuhkan peran pemberdayaan.
“Saatnya kita tunjukkan bahwa dana dakwah dan dana kemanusiaan untuk kepentingan pemberdayaan dan kemajuan masyarakat khususnya kelompok dhuafa mustadafin sama pentingnya dengan dana kemanusiaan bagi Palestina, Rohignya dan dana kemausiaan di tingkat internasinal. Saatnya menggerakan potensi dan komitmen untuk dana dakwah dan dana kemanusiaan persyarikatan yang berbasis Al-Maun untuk membebaskan dan memajukan umat di negeri tercinta,” tutup Haedar.