Gedung PSC 119 Dinkes Kota Bogor Retak, Komisi III DPRD Soroti Anggaran Rp6,4 Miliar

KOTA BOGOR – Komisi III DPRD Kota Bogor mengungkap temuan mengejutkan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pembangunan Gedung Public Safety Center (PSC) 119 di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes), Kecamatan Tanah Sareal.

Dalam pengecekan tersebut, para legislator mendapati banyak bagian dinding gedung yang mengalami retakan, padahal proyek tersebut menelan anggaran hingga Rp6,4 miliar.

Wakil Ketua Komisi III, Benninu Argoebie, mempertanyakan kualitas pembangunan gedung tersebut dan menilai anggarannya terlalu besar untuk hasil yang dinilai tidak maksimal.

“Yang di Dinkes PSC Gesit temuannya itu anggaran Rp6 miliar untuk bangunan seperti itu cukup sayang, kalau menurut saya. Kedua itu kan untuk comand center, tempatnya terlalu besar, jadi percuma padahal itu harusnya cukup Rp3 miliar dan sisanya Rp3 miliar bisa bikin Posyandu atau merevitalisasi Puskesmas,” ujarnya pada Rabu (26/11).

Benninu yang akrab disapa Ben menambahkan, retakan ditemukan di sejumlah titik dan membutuhkan perbaikan segera.

“Pekerjaannya kalau kami lihat beberapa dinding banyak yang retak, jadi masih harus disempurnakan,” ungkapnya. Ia menyebutkan bahwa pihak penyedia jasa yang hadir saat sidak telah berkomitmen untuk langsung melakukan perbaikan.

Lebih jauh, Ben menilai perlu adanya evaluasi terhadap pelaksana proyek dari pihak Dinkes karena dianggap kurang memahami teknis pembangunan.

“Kebetulan kalau yang di Dinkes itu PPKnya kan rata-rata dokter, jadi ketika harus mengurus semen kan sedikit bingung. Jadi ini harus ada evaluasi dari Pemkot Bogor juga,” terangnya.

News Feed