Mereka mendesak Propam Polda Jawa Barat dan Propam Polri melakukan pemeriksaan secara objektif, transparan, dan menyeluruh. Selain itu, PC IMM Bogor Raya meminta evaluasi terhadap kinerja Kasat Intelkam dan Kapolres Bogor, khususnya terkait pembinaan anggota dan pengamanan aksi secara humanis.

PC IMM Bogor Raya juga meminta Kapolres Bogor menyampaikan permohonan maaf secara terbuka apabila pemeriksaan membuktikan adanya tindakan represif oleh anggotanya.

“Kami memiliki bukti foto, video, dan dokumentasi korban. Bukti-bukti tersebut akan kami jadikan dasar untuk mengawal persoalan ini melalui jalur yang tersedia. Kami meminta Propam Jabar dan Propam Polri tidak menutup mata terhadap persoalan ini.” tegasnya.

Baca Juga  Headline Bogor | Bupati Ade Yasin Pastikan DMI Adalah Mitra Strategis Pemkab Bogor

PC IMM Bogor Raya menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada kejelasan, pemeriksaan, dan pertanggungjawaban atas dugaan tindakan represif yang terjadi.

“Kami berdiri untuk demokrasi, kebebasan berpendapat, dan penegakan hukum yang berkeadilan.” tandanya. (SND)