(Headlinebogor.com) – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Kota Bogor Anas S Rasmana mengaku ada ratusan koperasi yang bermasalah. Jumlah tersebut berdasarkan identifikasi dari 800 koperasi di Kota Bogor.

“Dari 800 koperasi di Kota Bogor setengah­nya bermasalah. Sedangkan yang eksis ada sekitar 150 dan yang normalnya 300 lebih koperasi,” ujar Anas saat Temu Koperasi Kota Bogor 2017 di Hotel Pangrango II, Kota Bogor, kemarin.

Baca Juga  Geliat Penggunaan Panel Surya Sebagai Energi Alternatif di Bogor Timur

Menurut Anas, koperasi yang baik adalah koperasi yang bisa merekrut tenaga kerja dan berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi. Untuk membenahi koperasi, dia sudah melakukan intermediasi berupa kre­dit dengan bunga di bawah 9 persen. dengan Bank Mandiri dan Bank Pasar,” katanya.

Selain memperingati Hari Jadi ke-70 Koperasi, Anas me­lanjutkan, kegiatan ini sebagai ajang persiapan jelang rapat koordinasi (rakor). Rakor ter­sebut nantinya akan membahas permasalahan substansi tentang koperasi agar bisa dicarikan solusinya. “Jadi, di temu kope­rasi ini kita rangkum dulu ma­salahnya sebelum dialog dengan stakeholder yang lain,” tandas­nya

Baca Juga  Opini | Atas Tragedi Aksi Di Cianjur, GMNI Bogor Pertanyakan Sikap Sepihak DPP GMNI