JAKARTA – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Lebak dan Kabupaten Bogor, awal Januari lalu, menyisakan ragam persoalan mendesak untuk segera diselesaikan. Utamanya menyangkut masalah relokasi pemukiman warga yang terkena dampak bencana serta pemulihan kondisi alam melalui revegetasi tanaman Vetiver.

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengadakan rapat koordinasi dengan menghadirkan seluruh kementerian/lembaga dan badan terkait serta pemerintah daerah khususnya Kabupaten Lebak dan Kabupaten Banten guna membahas upaya percepatan pemulihan kondisi pascabencana di dua kabupaten tersebut. (21/1).

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan upaya percepatan pemulihan yang akan dilakukan pemerintah meliputi beberapa hal teknis. Diantaranya, menugaskan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menentukan waktu pelaksanaan kegiatan mulai dari pencanangan hingga tindak lanjut pencanangan.

Baca Juga  Defia Persembahkan Medali Emas Pertama Bagi Indonesia Di Asian Games 2018 | Headline Bogor

“Sesuai arahan Bapak Presiden, agar segera dipercepat untuk pemulihan kondisi yang menjadi sumber bencana terutama banjir. Beliau mewanti-wanti agar kegiatan pencanangan yang nanti akan dilakukan tidak hanya formalitas tapi betul-betul dan sekaligus ada rencana jangka panjang mulai dari tahap-tahap penanaman sampai pemeliharaan,” ujarnya saat memimpin rakor di Kantor Kemenko PMK, Jakarta.

Baca Juga  Jasa Marga Siapkan Strategi Hadapi Arus Balik Lebaran 2018 | Headline Bogor

Menindaklanjuti arahan dan harapan Presiden, Muhadjir pun meminta seluruh pihak agar dapat bertanggung jawab menyiapkan skema percepatan pemulihan sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing.