
JAKARTA – Presiden Joko Widodo menunjuk Menko Polhukam, Hadi Tjahjanto, sebagai pemimpin Satgas Pemberantasan Judi Online.
Penunjukan ini diumumkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, yang mengatakan bahwa keputusan tersebut dibuat melalui Keputusan Presiden (Keppres) dan akan segera dipublikasikan.
“Sebelum ke sini saya sudah paraf. Ketuanya Pak Menko Polhukam, wakilnya Pak Menko PMK,” kata Budi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (13/6).
Dalam struktur Satgas, Budi Arie Setiadi juga berperan sebagai Ketua Harian Bidang Pencegahan, sementara Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ditunjuk sebagai Ketua Harian Bidang Penegakan Hukum.
Budi Arie menegaskan bahwa isu judi online menjadi perhatian serius pemerintahan Presiden Jokowi. Pemerintah berkomitmen untuk menangani masalah ini dengan sungguh-sungguh.
“Walaupun belum ada satgasnya, kita sudah bertindak terus, enggak berhenti,” ujar Budi.
Budi juga membuka kemungkinan bahwa Satgas akan mengungkap hubungan antara judi online dan pinjaman online ilegal, merujuk pada temuan dari PPATK yang menunjukkan keterkaitan keduanya.
“Judol sama pinjol ilegal ini adik-kakak, saudara kandung ini. Nanti kita pastikan pemberantasan judi online dan pinjaman online ilegal ini dilakukan secara komprehensif,” tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menyoroti kasus judi online yang berujung pada tindak kriminal seperti pembunuhan. Dalam sebuah siaran di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu (12/6), Jokowi menegaskan pentingnya menghentikan praktik judi, baik offline maupun online.
“Secara khusus saya ingin sampaikan jangan judi, jangan judi, jangan berjudi, baik secara offline maupun online,” ujar Jokowi.
Dengan penunjukan ini, diharapkan Satgas Pemberantasan Judi Online dapat bekerja efektif dalam memberantas perjudian dan pinjaman online ilegal yang meresahkan masyarakat. (DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !