KOTA BOGOR – Dalam mengantisipasi kejahatan di wilayah kewenangannya, jajaran Polresta Bogor Kota, cenderung melakukan upaya preventif dari pada penindakan setelah adanya kejadian.
Hal tersebut diyakini jadi strategi yang lebih efisien dan berdaya guna karena melibatkan masyarakat.
Menurut Kasat Bimas Polres Bogor Kota, Kompol Sahroni, kepada RakyatBogor, upaya preventif itu, jauh lebih baik dan effektif dalam mencegah terjadinya kejahatan di masyarakat.
Ditambahkan Sahroni, sesuai arahan pimpinan (Kapolresta Bogor Kota, AKBP Bismo Teguh Prakoso-Red) upaya preventif tersebut yakni dengan mengajak warga, termasuk insan pers bersama-sama untuk ikut aktif mensosialisasikan tindakan pencegahan atas tindakan melawan hukum atau berbahaya di lingkungan masyarakat.
Beberapa upaya yang telah dilakukan terkait upaya preventif atau pencegahan tersebut yakni dengan mensosialisasikan kewaspadaan di masyarakat seperti sistem keamanan keliling (ronda), pertemuan dengan warga, menggencarkan tim lantas untuk patroli ke seluruh wilayah kerjanya.
Untuk sementara, sejak diberlakukan nya upaya preventif itu, berdasarkan catatan ternyata angka kejahatan di Kota Bogor, cenderung menurun. Menanggapi upaya jajaran Polresta Bogor Kota itu, beberapa lurah, rw dan rt serta warga, mengapresiasi dan antusias melaksanakan strategi tersebut.
Siskamling warga di berbagai wilayah mulai tampak diaktifkan kembali guna mencegah terjadinya kejahatan.
Sementara itu, jika ada tindakan kriminal dalam bentuk apapun di wilayah Kota Bogor, secara tegas dan pasti akan ditangani anggotanya, ujar Kapolresta Bogor Kota, AKBP Bismo Teguh Prakoso, yang baru saja 2 bulan bertugas di Kota Bogor.
(JAW)