KOTA BOGOR – Gerakan Rakyat Tanpa Korupsi (Gertak) kembali menggelar aksi unjuk rasa menyoroti dugaan rekayasa dalam proses tender revitalisasi Stadion Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran, Kota Bogor.

Dalam aksi yang digelar di Balai Kota Bogor , massa aksi menuntut adanya keterbukaan informasi publik sebagaimana diatur dalam undang-undang.

Mereka menilai, proses lelang proyek revitalisasi Stadion GOR Pajajaran sarat dengan kejanggalan dan tidak transparan.

Baca Juga  Pasca Penertiban PT. KAI, Pedagang Datangi PD. PPJ Unit Ps. Kebon Kembang | Headline Bogor

“Kami menduga adanya rekayasa dokumen tender revitalisasi Stadion GOR Pajajaran,” tegas salah satu orator dalam aksi tersebut, Selasa (19/8).

Massa aksi pun menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya, Mencopot Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Kota Bogor, Mencopot Kasubag PBJ Kota Bogor, Mencopot Ketua Pokja 2 Tender Stadion GOR Pajajaran

Selain itu, mereka juga mendesak Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang/Jasa Kota Bogor membuka seluruh dokumen tender revitalisasi GOR Pajajaran secara transparan kepada publik.

Baca Juga  Percepat Distribusi di Batutulis, Perumda Tirta Pakuan Pasang Pipa Sementara di Atas Trotoar

“Kami menuntut pejabat terkait untuk menunjukan dokumen tender Stadion GOR Pajajaran,” ujar salah satu perwakilan massa.

Saat dimintai konfirmasi melalui pesan, Kepala Bagian (Kabag) Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) pada Sekretariat Daerah Kota Bogor, Lia Kania Dewi, hingga berita ini ditayangkan belum memberikan tanggapan. (DR)