KOTA BOGOR – Terkait revitalisasi Terminal Baranangsiang Bogor yang sempat tertunda direncanakan akan mulai dikerjakan pada tahun 2023 ini mendapat tanggapan masyarakat Terminal Baranangsiang Kota Bogor.
Humas Komunitas Pengurus Terminal Baranangsiang (KPTB) , Ponidi menyambut baik akan direvitalisasinya Terminal Baranangsiang, namun ia meminta pemerintah dan pihak yang berkepentingan agar dapat melibatkan masyarakat yang ada di Terminal Baranangsiang.
“Kami tidak menolak adanya pembangunan di Terminal Baranangsiang, justru kami senang adanya pembangunan sehingga tertata dengan rapih. Tetapi disini kan ada proses. Selama ini pemerintah saat melakukan kerjasama dengan pihak ketiga atau pemerintah daerah itu tidak melibatkan masyarakat,” ujarnya saat ditemui awak media di Terminal Baranangsiang, Bogor Timur, Rabu (8/3).
Karena dahulu, menurutnya, rencana pembangunan Terminal Baranangsiang dengan cara menutup total, sehingga menutup mata pencaharian masyarakat terminal
“Mau ! Pemerintah melihat masyarakatnya hilang mata pencaharian, jadi kami harap disetiap pembangunan, baik pemerintah, swasta dapat menjalin komunikasi dengan masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya lagu, jika nanti revitalisasi Terminal Baranangsiang akan dilalukan, ia meminta kesepakatan yang yang pernah dibuat dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) harus bisa terimplementasikan, salah satunya pembangunan terminal Baranangsiang harus lebih menjaga estetika budaya.
“Karena terminal Baranangsiang ini adalah etalase, wajahnya Kota Bogor. Sehingga saat nanti orang dari luar Bogor saat masuk ke terminal sudah merasakan bahwa oh ini Kota Bogor,” pintanya.
Masyarakat Terminal Baranangsiang pun menginginkan, bahwa terminal ini bukan hanya sebagai layanan transportasi, tetapi juga sebagai tempat edukasi tentang Bogor,
“Dann harapan kami pun nantinya ada tempat tentang informasi atau peta wilayah, semacam informasi wisata, sehingga pengunjung yang datang tahu wisata yang ada di Kota Bogor. Untuk perencanaan kami berharap kami ini, masyarakat di terminal Baranangsiang dapat dilibatkan, ” tandasnya. (DR)